16+Download Mp3 Takbiran Merdu & Jernih (Idul Fitri & Adha)

Download mp3 takbiran hari raya idul fitri dan adha dengan lagu merdu jernih full non stop durasi panjang disertai bedug terbaru seperti uje dan bisa ditirukan untuk anak, wanita dan lain lain semuanya gratis serta proses downloadnya tidak ribet alias mudah.

Takbiran merupakan anjuran yang ditujukan untuk memperingati atau selebrasi umat islam dalam meraih hari kemenangan setelah berpuasa baik puasa Ramadhan atau puasa Arafah, untuk sobat yang ingin mengetahui jadwal puasa sunnah dan wajib, silahkan lihat postingan tanggalan jadwal puasa sunnah yang pernah kami bagikan waktu lalu.

Hari raya umat islam atau mayarakat dunia lebih mengenal dengan eid mubarak merupakan perayaan untuk bertakbir sabanyak banyaknya.

Download Mp3 Takbiran Full Nonstop

Dan untuk sobat yang ingin mendapatkan audio mp3 rekaman takbiran full nonstop dengan durasi panjang serta merdu dari berbagai qori ternama dunia, berikut ini daftar audio yang bisa sobat miliki.

Takbiran Syaikh Arab

Album Takbiran Mp3 Suara Merdu
File/LinkAudio
Takbiran Mp3 Uje
Takbiran Durasi Panjang
Suara Takbir dan Bedug
Lagu Takbiran Suara Merdu
Audio Takbiran Di Makkah
Bacaan Takbiran Terindah Lengkap
Takbir Lebaran Saad Qureshi
Takbiran Idul Qurban Di Madinah
Takbiran Idul Fitri Di Madinah
Eid Mubarak Mp3 Makkah
Takbiran Mp3 Di Masjidil Haram
Takbiran Mp3 Full Nonstop
Takbiran Idul Adha Di Makkah
Takbir Hari Raya 2020
Takbiran Tanggal 1 Syawal

Audio diatas merupakan audio yang juga banyak ditemukan di youtube, seperti halnya murottal para syaikh misalnya murottal Mishary Rashid dan lain lain.

Bacaan Takbiran Sesuai Sunnah

Bacaan Takbiran Sesuai Sunnah

Tentunya kita sebagai umat islam ketika sudah masuk waktu hari raya baik itu idul fitri maupun idul adha diperintahkan untuk bertakbir sebanyak banyaknya meninggikan nama Allah Ta’ala.

Tapi sudah tahukan sobat semuanya tentang bacaan takbir yang sesuai sunnah atau tuntunan dari Rasulullah Muhammad Shallallahu’alaihi Wa Sallam ?.

Berikut ini beberapa dalil sunnah tentang bacaan kalimat takbir dari berbagai dalil.

Dapatkan : Mp3 Adzan

1. Lafadz Takbiran Ibnu Mas’ud R.A

أ‌- اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله ُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ وللهِ الْحَمْدُ
ب‌- اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله ُ، اللَّهُ أَكْبَرُ وللهِ الْحَمْدُ

Bacaan “Allahu Akbar” pada takbir yang diriwayatkan dari Ibn Mas’ud diatas boleh dibaca sebanyak 2 atau 3 kali. Dan lafadz atau bacaan diatas di riwayatkan oleh Ibn Abi Syaibah dalam Al Mushannaf.

2. Lafadz Takbiran Ibnu Abbas R.A

اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، وَلِلَّهِ الْحَمْدُ، اللَّهُ أَكْبَرُ وَأَجَلُّ
اللَّهُ أَكْبَرُ، عَلَى مَا هَدَانَا

Di dalam pengucapan bacaan atau lafadz takbiran yang di bawa oleh Ibnu Abbas R.A diriwayatkan oleh imam Al Baihaqi dan dishahihkan Syaikh Al Albani.

3. Lafadz Takbiran Salman Al Farisi R.A

اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا

Keterangan: Ibnu Hajar berucap: Takbiran Salman Al Farisi R.A diriwayatkan oleh Abdur Razaq dalam Al Mushanaf dengan sanad shahih dari Salman.

Hukum Takbiran Dalam Islam

Hukum Takbiran Dalam Islam

Bolehkan melafadzkan takbir selain dua hari raya ?

Dalam hal ini, kegiatan takbiran yang di khususkan pada hari raya idul fitri dan idul adha dihentikan setelah selesai shalat idul fitri, dan hal ini dinukil dari Imam Ibdu Qudaman atas keterangan Abdul Khitab berikut ini.

يكبر من غروب الشمس من ليلة الفطر إلى خروج الإمام إلى الصلاة، في إحدى الروايتين. وهو قول الشافعي. وفي الأخرى إلى فراغ الإمام من الصلاة

Dianjurkan banyak bertakbiran sejak terbenamnya matahari di malam idul fitri, hingga imam mulai mengerjakan shalat, menurut salah satu riwayat (dari imam Ahmad). Dan ini merupakan pendapat as-Syafii. Sementara dalam keterangan yang lain, takbir dihentikan hingga selesainya imam mengerjakan shalat id. (al-Mughni, 2/274).

Lalu seperti apa penjelasan satu persatunya ? berikut ulasan selengkapnya.

Dapatkan : download al quran per juz

1. Hukum Takbiran Idul Fitri

Takbiran yang dilakukan saat perayaan hari raya idul fitri dimulai dari masuknya tanggal 1 syawal sampai dengan selesai sholat ied.

Dalam sebuah hadits riwayat Ibn Abi Syaibah dalam mushannaf 5621 disebutkan bahwasannya dahulu Rasulullah S.A.W keluar dari rumahnya dan menuju lapangan sembari bertakbir hingga sholat ied selesai, dan setelah selesai dari sholat ied Rasulullah S.A.W menghentikan takbirannya.

Dan dari hal tersebut maka dapat diambil kesimpulan bahwasannya :

a. Boleh melantunkan lafadz takbiran dimana saja dan kapan saja diwaktu yang ditentukan, dan hal ini menunjukan juga bahwasannya takbiran hari raya idul fitri tidak harus di masjid.

b. Dianjurkan memperbanyak takbiran ketika mendatangi sholat ied baik di lapangan atau dimasjid, dan yang lebih utama sholat ied itu adalah di tanah yang lapang seperti lapangan atau aula terbuka.

2. Hukum Takbiran Idul Adha

Takbiran idul adha merupakan salah satu takbiran yang terikat waktu, adapun waktu untuk melaksanakannya dimulai dari tanggal 9 dzulhijjah setelah selesai sholat shubuh sampai dengan 13 dzulhijjah setelah sholat ashar.

Terdapat banyak dalil yang mendasari perkara diatas, diantaranya ada sebagai berikut :

1. Ibn Abi Syaibah & Al Baihaqi dan sanadnya dishahihkan Al Albani

Dari Umar bin Khattab RA, bahwasannya beliau dahulu bertakbir (takbiran) sehabis shalat shubuh di tanggal 9 Dzulhijjah sampai dengan seusai dzuhur di tanggal 13 Dzulhijjah“.

2. HR. Ibn Abi Syaibah & Al Baihaqi.

Syaikh Al Albani mensanadkan hadits ini Shahih dari riwayat Ali radhiyallahu ‘anhu.

Dari Ali bin Abi Thalib RA, bahwasannya beliau dahulu bertakbir (takbiran) sehabis shalat shubuh di tanggal 9 Dzulhijjah sampai dengan ashar di tanggal 13 Dzulhijjah. Beliau juga bertakbir setelah ashar“.

Kemudian dalam riwayat lain juga disebutkan bahwasannya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wa Sallam juga bertakbir sampai malam tanggal 14 dzulhijjah setelah maghrib.

3. HR. Al Hakim

Dan hadits berikut ini di nilai Shahih oleh Imam An Nawawi dalam Al Majmu’.

Dari Ibn Mas’ud RA, bahwasannya dahulu beliau bertakbir (takbiran) setelah usai mengerjakan shalat shubuh di tanggal 9 Dzulhijjah sampai dengan selepas sholat ashar tanggal 13 Dzulhijjah beliau berhenti bertakbir“.

Dan itu tadi berebagai penjelasan tentang takbir hari raya idul fitri dan idul adha yang bisa dipelajari bersama, semoga bisa kita amalkan dan bisa kita ambil ilmu yang bermanfaat pada pertemuan kali ini, Wallahu A’lam Bishawab.

Tinggalkan komentar